
Selain paspor, setiap warga negara non-Schengen wajib memiliki visa Schengen untuk bisa memasuki kawasan Schengen. Izin masuk atau menetap sementara ini bisa kamu dapatkan dengan mengajukan permohonan ke kedutaan negara tujuan dan membawa beberapa dokumen serta bukti asuransi perjalanan dari perusahaan asuransi bersertifikasi.
Jika belum tahu apa saja syarat dan dokumen mengajukan visa Schengen yang terbaru, baca kelanjutan artikel ini, ya!
Formulir permohonan
Formulir ini bisa kamu download langsung di situs kedutaan negara tujuan atau minta langsung pada petugas di kantor kedutaan negara tujuan. Isi formulir dengan bahasa Indonesia, Inggris, atau bahasa negara tujuan.
Paspor (asli dan salinan 1 lembar)
Paspor tidak berusia lebih dari 10 tahun, memiliki masa berlaku minimal 3 bulan dari tanggal berakhirnya pengajuan visa, sudah ditandatangani oleh pemilik paspor atau pihak berwenang, dan memiliki minimal 2 halaman kosong untuk visa (berupa cap).
Pasfoto asli
Ukuran 3,5 cm x 4,5 cm, berlatar belakang putih atau abu-abu muda, dan waktu pengambilannya tidak lebih dari 6 bulan saat pengajuan visa. Wajah kamu harus mengisi setidaknya 80 persen ukuran foto.
Cover letter dan salinan tujuan perjalanan
Cover letter (surat pengantar) berisi penjelasan tujuan perjalanan secara rinci per hari untuk seluruh durasi kunjungan. Surat ini dapat dibuat dalam bahasa Inggris, Indonesia, atau bahasa negara tujuan utama.
Jika ada, kamu juga bisa memberikan salinan tujuan perjalanan, yaitu surat undangan dari negara tujuan yang menjelaskan tujuan kunjungan kamu.
Salinan rencana perjalanan
Salinan rencana perjalanan berisi reservasi hotel atau akomodasi yang valid dengan alamat lengkap serta konfirmasi dari pemilik atau pengurus akomodasi tujuan, dan reservasi tiket pesawat pergi dan pulang.
Salinan asuransi perjalanan
Asuransi Perjalanan Schengen harus memiliki masa berlaku untuk seluruh durasi visa yang diminta dan mencakup semua negara Schengen, termasuk perlindungan minimum EUR 30.000 (mencakup evakuasi dan repatriasi), dan perlindungan untuk potensi perawatan COVID-19 harus dikonfirmasi atau disebutkan dalam syarat dan ketentuan.
Selain beberapa dokumen di atas, kamu juga akan diminta untuk melampirkan bukti asli situasi pekerjaan (surat dari perusahaan) dan bukti asli situasi finansial (berupa laporan rekening atau tabungan pribadi minimal 3 bulan terakhir).
Semoga setelah membaca ini kamu bisa mempersiapkan semua syarat dan dokumen pengajuan visa Schengen kamu dengan detail, ya!
Mama Bilang Ikut Kata Mama
